Gondolayu Ora Didol!

GONDOLAYUGondolayu Kampungku, Gondolayu Rumahku

Kamis, Sabtu dan Minggu 25, 27 & 28 September 2014
Kampung Gondolayu Lor, Jalan Jenderal Sudirman, Yogyakarta

Pembangunan Hotel di Yogyakarta, makin marak. Saat ini sudah ada 35 hotel dalam proses pembangunan. Kemudian 100 hotel izin nya sudah ada dan tinggal proses pembangunannya saja. Kecenderungan yang terjadi, dalam proses pembangunan hotel tersebut tidak memihak pada kepentingan warga Yogyakarta pada umumnya. Pembelian tanah dan penggusuran terus terjadi atas nama bisnis kapitalisme.

Proses pembangunan hotel yang tidak mementingkan kepentingan warga Yogyakarta. Pembelian tanah dan penggusuran pun terus dilakukan. Salah satu yang terkena dampaknya adalah Kampung Gondolayu, kampung yang berada di bantaran Kali Code, Yogyakarta. Kampung Gondolayu Lor. Kampung yang berlokasi hanya sepelemparan ludah dari Tugu Jogjaini tepat berada di bantaran Kali Code. Kondisi riil yang terjadi saat ini, beberapa keluarga yang semula bermukim di Gondolayu Lor, kini telah pindah. Dari 7 RT yang tergabung ke dalam wilayahRW XI, Gondolayu Lor, satu RT, yaitu RT 61 kini tinggal nama karena bangunan yang semula berdiri di tempat tersebut telah dihancurkan.

Proses yang tidak transparan antara pihak calo atau makelar tanah terhadap warga yang memiliki atau menumpang hidup di Gondolayu, membuat proses jual-beli tanah menjadi terselubung. Banyak praktek yang tidak manusiawi terjadi dalam transaksi jual-beli tanah. Hal ini merupakan ekses dari ketidaktahuan sebagian besar warga terhadap transaksi jual-beli tanah. Celakanya, ketidaktahuan mereka inilah yang dimanfaatkan oleh para calo atau makelar tanah yang merupakan kepanjangan tangan dari pengembang yang tak pernah muncul di Kampung Gondolayu. Konflik horizontal akhirnya terjadi, antara warga dan para calo atau makelar tanah yang tak lain adalah tetangga kampung sendiri.

Melihat hal tersebut, para pemuda di Gondolayu Lor membuat sebuah kegiatan dengan tajuk “Gondolayu Ora Didol: Gondolayu Rumahku, Gondolayu Kampungku”. Kegiatan ini merupakan counter attact dari hujan bujuk rayu para calo yang ingin menghilangkan Kampung Gondolayu Lor dari peta Yogyakarta. Kegiatan in sekaligus juga sebagai antithesis terhadap serbuan kapitalisme yang ingin memupus habis sejarah, nilai sosial, adat istiadat, dan kebudayaan yang telah terbangun di Kampung Gondolayu Lor, puluhan bahkan ratusan tahun silam. Kegiatan ini merupakan upaya preservasi sekaligus penyelamatan terhadap masa depan kampung, sekaligus masa depan tradisi. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membuat para warga Gondolayu Lor semakin sadar, bahwa tanah mereka tidak bisa dibeli. Gondolayu Lor masih ada.

Para warga Gondolayu Lor ini membuat kegiatan berupa DISKUSI DAN JELAJAH KAMPUNG, PAMERAN ARSIP dan AKSI TEATRIKAL oleh warga Gondolayu. Pameran arsip berisikan foto-foto kampung sebelum dirubuhkan. Kemudian syuting video klip bersama pemuda-pemuda kampung di Yogyakarta, dan komunitas-komunitas anak muda dan diakhiri dengan pertunjukkan musik. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan kesadaran bagi warga, tidak hanya bagi warga Gondolayu Lor saja. Semoga dengan adanya kegiatan dari warga Gondolayu ini membuat warga Yogyakarta, tidak mudah tananhya dibeli kemudian di bangun hotel.

Rangakaian Kegiatan Di Gondolayu
GONDOLAYU ORA DIDOL
GONDOLAYU RUMAHKU GONDOLAYU KAMPUNGKU

Kamis, 25 September 2014.
Pkl. 16.00 sampai selesai.
JELAJAH KAMPUNG dan DISKUSI KAMPUNG
Kegiatan ini berupa Jelajah Kampung Gondolayu, menyusuri kampung Gondolayu, dan menjelaskan kenapa digusur dll. Kemudian diskusi bersama, mendatangkan orang-orang yang ahli.

Sabtu, 27 September 2014
Pkl.10.00
PAMERAN ARSIP
Pembukaan Pameran arsip di Kampung Gondolayu.
Pembukaan Acara oleh Ibu RW Gondolayu.
Tabur Bunga di Bangunan runtuh
Penampilan pantomime / aksi teatrikal
Pameran dll.

Minggu, 28 September 2014
Pkl.07.00-15.00
Syuting Video Klip Erwe feat.Ketjilbergerak

16.00-19.30
Pagi akan diadakan syuting video klip Ketjilbergerak feat ERWE “Energi Mudamu Senjatamu” melibatkan local talent para pemuda-pemudi kampung dan juga komunitas-komunitas.
Pertunjukkan seni oleh bintang tamu Mother Band, Akwayan Percusi, Sisir Tanah dan Ilalang Zaman.

GONDOLAYU

2 responses to “Gondolayu Ora Didol!

  1. Pingback: Bagaimana Rasanya Takut — ETNOHISTORI

  2. Menurut saya, saya sakit hati setelah membaca semuanya karena saya remaja di gondolayu lor sampai saat ini, dan saya pun ikut membantu sebagian kegiatan yg ada di gondolayu lor pula, seandainya saya sudah besar, dan sukses, saya dan teman2 akan membeli tanah ini lagi, karena di gondolayu lor ini saya dan teman2 saya pun bermain, bercanda gurau, bahagia, dan semua pun sudah nyaman tinggal di gondolayu lor

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s