Poster Ilustrasi Musim Penyiksaan oleh Fahri Salam

nico previewIni adalah ilustrasi poster yang saya buat untuk tulisan Fahri Salam yang berjudul Musim Penyiksaan yang terbit di IndoProgress. Tulisan ini menceritakan tentang seorang warga Papua yang bernama Nico Yeem.
Nico Yeem kelahiran Merauke, adalah salah satu pemuda yang ikut terlibat di tengah aspirasi kemerdekaan Papua. Dia menjadi komandan harian Satuan Tugas Papua di Merauke. Organisasi ini bagian dari pilar pemuda dari salah satu sembilan pilar Presidium Dewan Papua.
Dia mendapat penyiksaan, dengan tuduhan “makar” pada awal 2001. Dia dipenjara dan disidang pada pertengahan tahun tapi tuduhan itu tak terbukti.
Dia mendapat penyiksaan lagi pada 2003 dan 2007, karena persoalan kampung yang remeh, yang sekaligus menunjukkan kecurigaan terhadap seorang warga lokal Papua bisa berakibat mendapatkan kekerasan brutal. Para pelaku itu adalah polisi dan tentara-tentara, termasuk Kopassus, di Merauke.
Yeem lantas lumpuh karena sakit yang dideritanya akibat penyiksaan tersebut. Dia meninggal pada 2008.

Situasi yang menggambarkan perlakuan terhadap Yeem, dan sebagian besar warga Papua lain, adalah bagaimana kekerasan negara marak terjadi di Papua, yang datang dari perkara biasa tapi direspon dengan kekerasan oleh aparat keamanan Indonesia. Dengan kata lain, penderitaan yang dialami Yeem mewakili sejumlah kasus kekerasan hak asasi manusia di Papua di mana para pelakunya jarang sekali diadili, dan jika pun dibawa ke pengadilan (biasanya lewat pengadilan militer), hukumannya sangat ringan (contoh terjadi pada Theys Eluay, ketua Presidium yang dicekik sampai tewas oleh prajurit Kopassus). Singkat kata, bahkan seorang seterkenal Theys saja bisa mudah dihabisi, apalagi orang biasa seperti Yeem, yang pekerjaan sehari-harinya adalah penjual ikan arwana dan petani serta pekerja serabutan.
Analogi Theys sama halnya dengan Munir, sama-sama terkenal, dan kasus keduanya tak pernah tuntas (tak sampai menyeret para perwira atau otak di belakang aksi pembunuhan tsb), sehingga kita mau tak mau bertanya, bagaimana kita sebagai warga sipil biasa (sama seperti Nico Yeem) mendapat rasa aman dan punya hak sama di mata hukum jika orang terkemuka seperti mereka saja gampang dihabisi oleh aparat negara.
Yeem bukan orang terkenal, dia bukan siapa-siapa, tapi dia dibunuh dengan penyiksaan berkali-kali, dan hal itu menjelaskan apa yang terjadi di Papua kini.

nico preview

One response to “Poster Ilustrasi Musim Penyiksaan oleh Fahri Salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s