BERANI JUJUR HEBAT

IMG_7868-3Kerja Kolektif Hore Bersama DS 12/ANTI – TANK/GUERILLAS. Gerakan BERANI JUJUR HEBAT sebagai dukungan untuk KPK dalam gerakan pemberantasan korupsi di Indonesia.

Secara rupa karya, disini ada dua karya yang semuanya digarap secara bersamaan tau kelompok. Yang pertama adalah karya dari DigieSigit (DS12) yang berupa stensil dan karya saya yang berupa poster. Tapi kita lebih memberikan perhatian kepada karya DS12 untuk lebih tertampil di depan publik karena karya ini lebih dulu selesai untuk segera dieksekusi, sedangkan pada karya saya terdapat kendala teknis sehingga harus mengalah sedikit.

Tapi apapun itu, ini adalah sebuah pengalaman berharga karena saya bisa bekerja bersama dua orang teman seniman yang saya hormati.

Silahkan dicek video proses tentang karya ini

Sebagai info tambahan mengenai kampanye KPK ini silahkan dibaca dibawah ini.

29389_118599384961548_1776282876_nIndonesia adalah negara yang sangat kaya sumber daya alam seperti hutan, minyak dan gas bumi serta hasil tambang lainnya. Namun, di negara yang kaya ini, kesejahteraan masyarakat belum sepenuhnya terjamin. Di tengah kondisi masih banyak masyarakat yang memprihatinkan dan hutang tinggi, praktek korupsi masih terus saja terjadi di berbagai sektor kehidupan. Korupsi tidak hanya terjadi di level atas dengan nominal miliaran atau triliunan semata, tetapi juga menyebar ke level bawah yang dapat dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai survey, penelitian maupun polling dari lembaga Nasional maupun Internasional juga masihmemberi angka merah seperti survey Corruption Perception Index (CPI) oleh Transparency International (TII), The Worldwide Governance Indicator (WGI), atau Political Economic and Risk Consultancy (PERC) dari Hongkong, dan Global Corruption Barometer (GCB).Meluasnya korupsi yang sudah kronis ini seharusnya menjadi musuh bersama rakyat Indonesia. Sayangnya, gerakan sosial anti korupsi masih belum tumbuh kuat di Indonesia. Masyarakat tentu membenci koruptor, tapi dalam kehidupan sehari-hari tak jarang justru melakukan korupsi, entah disadari atau tidak. Hal tersebut karena adanya rasa pragmatis, pesimis atau apatis terhadap upaya pemberantasan korupsi. Karena itu, optimisme dalam pemberantasan korupsi harus terus disebarkan. Menghujat tidak akan menyelesaikan masalah, tetapi harus dilakukan upaya kongkrit dari semua pihak dimulai dari hal sederhana dari diri sendiri.
Salah satu hal mendasar terjadinya Korupsi adalah karena adanya kecurangan/ketidakjujuran. Koruptor merampas uang rakyat dan memperkaya diri/ kelompoknya melalui cara-cara tidak jujur seperti memanipulasi data, mark up, mark down, menyuap, menerima suap. Sementara masyarakat masih saja permisif dengan praktek ketidakjujuran misalkan memberikan uang suap dalam pelayanan publik. Di kalangan pelajar, sangatlah ironis ketika mencontek dianggap hal biasa. Mencontek adalah kecurangan yang bisa menjadi bibit kecurangan yang lebih besar. Kebiasaan titip absen ketika kuliah kalau terus di lakukan bukan tak mungkin ketika jadi pejabat tidak akan titip absen dan menerima gaji buta.
Nilai-nilai kejujuran inilah yang sepertinya menjadi hal yang makin langka di negeri ini. Orang jujur seringkali menjadi minoritas dan bahkan seringkali disingkirkan. Disisi lain, masih banyak orang yang tidak berani jujur karena berbagai alasan misalkan karena ancaman. Oleh karena upaya melawan korupsi lewat pencegahan juga perlu dilakukan dengan menyebarkan nilai-nilai diantaranya “Berani Jujur”. Hal ini penting karena jujur pun butuh keberanian. Terkait peringatan hari Anti Korupsi Sedunia 9 Desember 2012 ini, maka tema besar yang diangkat adalah “Berani Jujur Hebat.”
Dalam gerakan ini, Jujur merupakan nilai dasar anti-korupsi. Konsep ini lahir dari kesadaran bahwa gerakan anti-korupsi harus mendasari pada prinsip berkehidupan sehari-hari dan bisa dilakukan siapa saja. Konsep ini lahir dari beberapa diskusi panjang yang menghasilkan beberapa catatan, diantaranya, gerakan anti-korupsi dianggap belum signifikan membersihkan korupsi, hanya fokus pada mendorongan penanganan kasus, korupsi dianggap sebagai masalah negara semata. Selain itu terdapat beberapa metode yang kaku, sempit dan kadang sulit dimengerti masyarakat awam.
Jujur menjadi langkah sekaligus strategi mendasar untuk pendidikan kesadaran dari pemberantasan korupsi. Dengan kalimat “Berani Jujur hebat” ini menekankan internalisasi sikap sekaligus kebanggan akan sebuah langkah yang baik. Strategi ini juga bagian dari upaya meleburkan sikap pada berbagai macam bentuk gerakan di masyarakat. Tentu saja sebagai langkah awal, sikap ini harus didorong lebih aktif untuk bisa mengaitkan pada persoalan korupsi di pemerintahan yang semakin berurat-berakar.
Dalam nilai kejujuran terdapat sikap/moral: terbuka, transparan, sesuai, setia; berani, damai, bertanggung jawab. Sedangkan lawannya, yakni korupsi mengadung makna: bohong, tertutup, egois, mengambil hak yang lain, merugikan orang lain.
Korupsi merupakan permasalahan kompleks dan sistemik. Hal Ini bukan hanya soal pencurian uang negara. Bukan hanya soal dampak merugikan orang banyak. Pun bukan hanya soal negara dan penegakan negara yang buruk. Bukan hanya soal tak adanya transparansi (akses pembuktian) dan pertanggungjawaban (akuntabilitas). Bukan hanya soal penyalahgunaan kewenangan yang leluasa. Bukan hanya soal tak berintegritas dan bermoral. Bukan pula hanya soal kemiskinan dan budaya patriarki. Korupsi adalah persoalan semuanya.
Gerakan Berani Jujur hebat menekankan bahwa pada dasarnya korupsi ada karena konsep dasar diri yang korup, Individu/pribadi yang korup. Terlalu banyaknya orang yang memiliki konsep diri yang korup menjadikan hidup dan sitem menjadi korup. Keluarga, masyarakat, pemerintahan, negara dan dunia menjadi korup karena individunya korup. Harapannya, apabila makin banyak individu yang berani jujur , termasuk mencari uang dengan jujur, maka korupsi dapat ditekan.
Jujur = moral + integritas + transparan + bertanggungjawab = antikorupsi
Untuk membuka rangkaian peringatan Hari Anti Korupsi, CICAK (Cinta Indonesia Cinta Anti Korupsi) yang terdiri dari pemanjat Kartini Petualang antara lain Laurike Moeliono, Ellyn Saputra, Vita Cecilia. Erry Ryana Hardjapamekas, mantan wakil ketua KPK juga akan turut pada hari ini, Minggu, tanggal 25 Nopember 2012 membentangkan Spanduk Raksasa menutupi seluruh sisi utara Gedung KPK RI bertuliskan “Berani Jujur Hebat” sebesar 20mx20m.
Adapun tokoh yang hadir adalah sejumlah tokoh masyarakat, komunitas dan individu seperti Ifa Isfansyah (sutradara Garuda di Dadaku, Sang Penari), Faisal Basri (Ekonom), Anita Wahid (Wahid Institute), Jockie Suryoprayogo (Musisi), Toto Sugito ( Komunitas Bike 2 Work), Bambang Widjojanto (KPK).

Pembuatan Kampanye Gerakan Sosial Anti Korupsi , Berani Jujur Hebat !! dengan cara Street Art akan dilakukan serempak di 13 kota dibawah ini :
Aceh ( U3C )
Medan ( Medan Art )
Pekanbaru ( Loserkids )
Kendal (Kendal Street Art )
Cilacap (OSAC – Organisasi Street Art Cilacap )
Wonosobo ( Tramp 1 dkk )
Magelang ( Wanted terror kota dkk )
Tangerang (Komunitas Anak Langit )
Solo ( Tugitu )
Jogja ( ANTI TANK & DIGIE SIGIT )
Semarang (polo triuns)
Padang (Sareuh )
Jakarta ( PAK NUR – The Real Street Artist )

Twitter : @beranijujurnet
http://beranijujur.net/
IMG_7883-2 Hari Haryono 2 Hari Haryono3 Hari Haryono 598611_10200162074673398_826281062_n 399293_10200162073793376_1478818845_n 59587_10151202224407562_2136024856_n IMG_7885-2 IMG_7868-3 IMG_1220-2 IMG_1130-2 IMG_1112-2

2 responses to “BERANI JUJUR HEBAT

  1. Mau tanya mas…bagaimana caranya untuk ikut serta dlm kegiatan “Berani Jujur Hebat” untuk tahun ini (2013). Terima kasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s