Kolaborasi bersama Mara

Ehm! Menggambar/drawing-an bagi saya adalah seperti sebuah terapi, doa, meditasi atau apapun namanya yang membuatmu merasa mengalami pengalaman yang berbeda setelah menjalaninya. Tak perlu meributkan apa yang digambar, yang terpenting adalah prosesnya. Mengalami atau membuat semacam alur cerita yang mengisahkan tentang apapun itu, selama itu memang sesuatu yang harus diungkapkan dan bisa dibagi. Dan kolaborasi adalah salah satu hal yang saya minati belakangan ini. Entah kolaborasi itu berupa atau berwujud dalam bentuk apapun. Kolaborasi bagi saya mengajarkan tentang melihat, meraba, merasa, merespon garis, guratan, cerita, kisah dan karya orang lain secara lebih bebas dan personal. Dan tentu itu adalah hal yang sangat menyenangkan untuk dilakukan.
Maka sekarang dalam rangka pemenuhan minat itu saya ingin menunjukkan karya kolaborasi – kolaborasian yang sudah dikerjakan beberapa minggu ini. Izinkanlah saya memperkenalkan teman saya Amarawati Ayuningtyas. Seorang yang saya pikir sebagai seniman ( seniman galau? ). Seniman yang hingga kini belum terdefinisikan oleh saya, belum terdefenisi karena memang tak perlu didefenisikan. Melihat beragamnya karyanya tentu sulit untuk di “kategorikan” Karena lagi pula hal tentang defenitif sudah soo yesterday saya pikir.
Ini adalah karya kedua setelah sebelumnya karya gambar drawingan saya yang direspon olehnya. Karya yang sebenarnya cuma goresan cepat dan sederhana. Karena dia yang memang menuntut saya untuk segera menggambar sesuatu di kertas A4. Lalu dia merespon dengan drawingan yang saya pikir cukup seru! karya pertama itu dihadiahkan bagi saya ( plus selembar hadiah karya drawing diatas negatif kamera film analog yang keren ) Dan untuk karya kedua ini,  yang terselesikan pada penghujung akhir 2011, sekarang berada ditangannya. Mungkin ini adalah prinsip barter karya.
Melihat karya Mara, khususnya drawing -an nya, seperti membaca kisah tergalau tentang seorang anak cewek menghadapi dunia yang juga kita alami. Membaca garis tipis yang ditarik dengan pasti dan tak berulang, terpikirkan di kepala saya, apa yang dipikirkannya? mengapa dia membuat gambar perempuan ini sepeti ini? memperlakukan perempuan – perempuan ini tidak se “cantik” ilustrasi perempuan biasanya. Dengan mata, hidung, telinga, rambut, gestur dan detail – detail yang menarik untuk diamati lebih dalam. Terlebih dengan balon teks di sana sini yang juga semakin mengisyaratkan kegalauan terdalam seorang perempuan bernama Mara ini🙂
Dengan segala keistimewaan karyanya, tentulah sebuah tekanan juga bagi saya untuk ikut meramaikan celah kosong di antara gambarnya. Itulah sebabnya apa yang saya lakukan adalah merespon kisah yang ditumbuhkan oleh ilustrasinya. Menangkap kisahnya kemudian ikut meramaikannya. Mencoba berkomunikasi adalah hal terpenting dari sebuah respon. Menggoreskan kisah tanpa menggangu kisah orisinal nya, dan membangun cerita lain yang juga membantu cerita yang sudah dibangunnya dengan baik.
Harapan saya ketika melihat karyanya adalah dia terus melanjutkannya. Terus berkarya dan berkarya hingga tak ada alasan yang masuk akal untuk menghentikannya. Membawa gambar – gambar yang sedang galau itu jauh ke tempat yang tak pernah terpikirkan oleh saya dan orang lain yang mengagumi karyanya. Dan semoga saja kamu Mara, benar – benar bertekad menyelesaikan zine mu  sendiri. Aku akan terus menagihnya hingga malaikat maut berhamburan beterbangan di atas kepalamu hehe🙂
hmm besok siapa lagi yah yang diajak kolaborasian??
!Andrew!

One response to “Kolaborasi bersama Mara

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s